<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2625">
<titleInfo>
<title>pengaruh pengelasan berulang terhadap laju korosi pelat badan kapal</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Tri Agung Kristiyono, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ali Azhar, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Teddy Fristiansyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xi, 82 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Korosi merupakan suatu proses alamiah yang tidak dapat dihindari khususnya pada industri perkapalan, akan tetapi setidaknya korosi dapat dikendalikan mengingat dari segi keamanan, dikarenakan hampir seluruh pelat badan kapal mengunakan baja. Dalam hal ini sering dijumpai adanya pengelasan berulang pada sambungan pelat badan kapal yang berisiko menimbulkan percepatan laju korosi. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh pengelasan berulang pada sambungan pelat badan kapal. percobaan dilakukan terhadap 3 buah spesimen yang mempunyai variasi jumlah pengelasan berulang yang berbeda. Pengelasan menggunakan FCAW(Flux Core Arc Welding) dengan sambungan butt joint. Dengan posisi pengelasan vertikal 3G sebagai pengelasan. Selanjutnya dilakukan pengujian dengan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penguji mengunakan salt spray test pada pelat yang telah mengalami pengelasan berulang dengan mengacu pada standar ASTM B11-7. Data pengujian akan di analisa untuk mendapatkan hasil pengaruh pengelasan berulang pada sambungan pelat terhadap laju korosi pelat badan kapal. Dari hasil analisa percobaan ini didapatkan data yaitu semakin banyak perbaikan pada pengelasan berulang pada sambungan pelat badan kapal akan menghasilkan  laju  korosi  yang  makin  tinggi  mengikuti  persamaan  Y  =  0,7283  – 0,0003ln(x), dimana X disini adalah banyak variasi perbaikan sambungan pelat pada dan Y presentase laju korosi, yaitu berat (gram).</note>
<subject authority=""><topic>Pengelasan ulang</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Laju korosi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>FCAW</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>621.19.15 Ted p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200522019</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>621.19.15 Ted p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2625</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-22 11:03:36</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-22 11:04:06</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>